Senin, 19 Januari 2015

Interaksi Sosial

 SATUAN ACARA PENYULUHAN
INTERAKSI SOSIAL





Untuk melengkapi
tugas Lokakaryamini Keperawatan Gerontik
di UPT Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Blitar di Tulungagung











Oleh
1.      Jati Ari Setyawan                                     (NIM 1201300015)
2.      Isna Khusnul Khotimah                           (NIM 1201300023)
3.      Siska Sapitri                                             (NIM 1201300027)
4.      Tika Permatasari Saputri                          (NIM 1201300001)


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN BLITAR
Oktober



SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan           : interaksi sosial
Sub Pokok Bahasan    : Pengertian, Syarat, bentuk-bentuk
Sasaran                        : Penghuni & petugas Wisma melati
Hari/tanggal                : Jum’at, 03 Oktober 2014
Waktu                         : 10.00 WIB
Tempat                        : Wisma Melati

A.              Latar belakang
Interaksi sosial sangatlah penting dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. UPT Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung untuk jumlah personil ada 23 orang, yang sudah menjadi PNS berjumlah 21 orang dan tenaga honor atau kontrak berjumlah 2 orang. Tenaga kerja di UPT Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung keseluruhan pekerja bukan dari tenaga kesehatan.
UPT Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Blitar di Tulungagung menampung seluruh lansia yang memiliki usia minimal 60 atau lebih yang memiliki masalah sosial. UPT PSLU Blitar di Tulungagung mempunyai lima wisma, yaitu Tulip, Melati, Mawar, Dahlia, dan Krisan. Kelima wisma tersebut memiliki masalah kesehatan masing-masing yang dapat ditangani dengan pengelolahan pengobatan yanga adekuat, tetapi di wisma melati terdapat satu masalah yang tidak dapat diselesaikan dengan pengobatan yaitu Interaksi Sosial. Di wisma melati hampir 50% penghuninya kurang melakukan interaksi sosial, mereka cenderung tidak bertegur sapa dengan teman satu kamar maupun kamar lain, bahkan ada yang tidak kenal dengan teman satu kamarnya. Ada juga yang memanggil teman satu kamarnya dengan nama panggilan.
Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial karena tanpa interaksi sosial, tak akan mungkin ada kehidupan bersama. Bertemunya orang-perorangan secara badaniah belaka tidak akan menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial. Pergaulan hidup semacam itu baru akan terjadi apabila orang-orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia bekerjasama, saling berbicara dan seterusnya untuk mencapai suatu tujuan bersama, mengadakan persaingan, pertikaian dan lain sebagainya. Maka, dapat dikatakan bahwa interaksi sosial merupakan dasar proses sosial, yang menunjuk pada hubungan-hubungan sosial yang dinamis.

B.              Tujuan
a)                Tujuan umum
Setelah dilakukan penyuluhan tindakan interaksi sosial diharapkan penghuni dan petugas UPT Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung dapat memahami mengenai interaksi sosial.

b)               Tujuan khusus
Setelah dilakukan penyuluhan tindakan interaksi sosial diharapkan penghuni dan petugas UPT Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung:
1)               Menjelaskan kembali pengertian interaksi sosial
2)               Menyebutkan manfaat interaksi sosial
3)               Menyebutkan kembali syarat-syarat interaksi sosial
4)               Menyebutkan kerugian tidak interaksi sosial.

C.              Pelaksanaan
a)                Hari/tanggal                 : Jum’at, 03 oktober 2014
b)               Waktu                          : 30 menit
c)                Sasaran                        : penghuni &Petugas UPT PSLU Blitar di Tulungagung
d)               Tempat                        : Wisma Melati
e)                Pemberi Penyuluhan    : Jati Ari Styawan
  Isna Khusnul Khotimah
  Siska Sapitri
  Tika Permatasari Saputri
f)                Metode                        : Ceramah, diskusi
g)               Media                          : leaflet
h)               Materi                          : (terlampir)
i)                 Rencana Kegiatan       :
Kegiatan
Waktu
Respon Petugas
Pembukaan
a)      Memberikan salam
b)      Memperkenalkan diri
c)      Menjelaskan tujuan
d)     Memberikan kesempatan untuk bertanya

5 menit

a)      Menjawab salam
b)      Mendengarkan
c)      Mendengarkan
d)     Bertanya

Kegiatan Inti
a)      Melakukan apersepsi
b)      Menjelaskan materi tentang interaksi Sosial
c)      Memberikan kesempatan petugas untuk bertanya

15 menit

a)      Menjawab
b)      Mendengarkan

c)      Bertanya

Penutup
a)      Melakukan evaluasi
b)      Memberikan reinforcement
c)      Menyimpulkan kegiatan
d)     Salam penutup
10 menit

a)      Menjawab
b)      Mendengarkan

c)      Menyimpulkan bersama
d)     Menjawab salam

j)                 Evaluasi                       :
1)               Jelaskan pengertian interaksi sosial ?
2)               Sebutkan Syarat interaksi sosial ?
3)               Sebutkan bentuk-bentuk interaksi sosial ?

D.              Materi
a)                Pengertian interaksi sosial
Interaksi sosial adalah proses saling mempengaruhi  dalam hubungan timbal balik antara individu dengan individu,individu dengan suatu kelompok, suatu  kelompok   dengan kelompok lain.Interaksi berasal dari kata Action yang berarti tindakan, Inter artinya berbalas-balasan. Sumber-sumber proses sosial adalah beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya proses sosial dalamkehidupan bermsyarakat itu sendiri. Interaksi sosial dapat disebut juga proses orang-orang yang berkomunikasi, saling mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan. Interaksi dapat terjadi karena danya kontak sosial dan komunikasi. Jadi, Interaksi sosial adalah proses di mana orang-orang yang menjalin kontak dan berkomunikasi saling pengaruh mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan. Interaksi sosial terjadi antara individu dengan individu, antara individu dengan kelompok, dan antara kelompok dengan kelompok. Yang terpenting dalam interaksi sosial adalah pengaruh timbal balik.
Interaksi sosial tidak mungkin terjadi apabila tidak memenuhi syarat yaitu kontak dan komunikasi.

b)               Syarat Interaksi Sosial
Interaksi sosial dapat terjadi bila memenuhi dua aspek yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat bersifat positif atau negatif, tergantung dari predisposisi sikap seseorang yang menunjukan kesediaan atau penolakan. Kontak sosial juga bersifat primer, yakni apabila individu yang terlibat bertemu langsung (face to face), atau sekunder yang berarti individu yang terlibat bertemu melalui media tertentu. Sementara komunikasi baik yang verbal ataupun nonverbal merupakan saluran untuk menyampaikan perasaan ataupun ide/pikiran dan sekaligus sebagai media untuk dapat menafsirkan atau memahami pikiran atau perasaan orang lain.
c)                  Bentuk-bentuk interaksi sosial
Gillin & Gillin (soerjono soekanto, 2010) membagi bentuk interaksi sosial ke dalam dua bentuk, yaitu :
1.      Proses Asositif (Association process)
Kerjasama (cooperation)
Adalah suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan besama. Bentuk kerjasama ini meliputi :
·         Kerukunan            : Gotong royong dalam masyarakat.
·         Bargaining: Perjanjian pertukaran barang dan jasa antara organisasi atau lebih.
·         Kooptasi: Penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan.
·         Koalisi: Kombinasi antara organisasi yang bertujuan sama.
·         Joint Venture: Kerja sama antara beberapa organisasi dalam mengusahakan projek tertentu
Akomodasi
Adalah usaha manusia untuk meredakan suatu konflik    untuk mencapai kestabilan. Bentuk akomodasi ini meliputi :
·         Koersi: Suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan oleh karena adanya paksaan.
·         Arbitrasi: Merupakan suatu cara untuk mencapai Compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri.
·         Kompromi: Suatu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaiannya terhadap perselisihan yang ada.
·         Mediasi: Diundang pihak ketiga yang netral dalam soal perselisihan yang ada.
·         Konsiliasi: Suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama.
·         Toleransi: Merupakan suatu bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya.
·         Stalemate: Merupakan suatu akomodasi, dimana pihak-pihak yang bertentangan karena mempunyai kekuatan yang seimbang berhenti pada suatu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya.
·         Adjudiasi: Penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan.
Asimilasi
adalah perpaduan dua atau lebih kebudayaan yang bersifat harmonis.

2.      Proses Disosiatif (Opposition process)
adalah cara yang bertentangan dengan individu atau kelompok untuk mencapai suatu tujuan dan cenderung menciptakan perpecahan.
-          Persaingan (competition) yaitu suatu proses dimana dua pihak atau lebih saling berlomba untuk mencapai suatu kemenangan.
-          Kontravensi yaitu proses sosial yang berada diantara persaingan dan  pertikaian.
-          . Konflik / Pertentangan yaitu proses sosial dimana individu / kelompok berusaha memenuhi tujuan dengan jalan menentang pihak lawan yang disertai ancaman / kekerasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar