SATUAN ACARA PENYULUHAN
TOILET TRAINING
OLEH
KELOMPOK 4
1.
DANIEL CHRISTO C.K.P
2.
YUDHA RATNA SARI
3.
LUTFI NUR ICHWAN
4.
IRKA MAHARANI
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN BLITAR
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN MALANG
2013
SATUAN
ACARA PENYULUHAN
TOILET TRAINING
Topik :
Teknik dalam melatih anak toilet training
Sub topik : Pengertian, manfaat, tanda-tanda anak siap dilakukan toilet training, tahapan
toilet training dan hal yang harus dihindari saat proses toilet training.
Tempat :
Posyandu Kepanjen Kidul
Sasaran :
Semua ibu yang memiliki anak usia Anak usia ± 18 – 24 bulan
Hari / tanggal : Jumat / 19 April 2013
Pukul :
08.00 WIB
Alokasi waktu :
30 menit
Penyuluh :
Mahasiswa prodi DIII Keperawatan Blitar – Kelompok 4
A. Tujuan umum
Setelah dilakukan penyuluhan, sasaran memahami teknik dalam melatih
anak toilet training
B. Tujuan khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 30 menit ibu dapat :
1.
Menyebutkan pengertian toilet
training menurut bahasa sendiri dengan benar
2.
Menyebutkan manfaat dilakukan
toilet training
3.
Menyebutkan tanda-tanda anak
siap dilakukan toilet training
4.
Menyebutkan tahapan toilet
training
5.
Menyebutkan hal-hal ynag harus
dihindari selama proses toilet training
6. Mampu melakukan toilet training pada
anaknya
C. Materi
1.
Pengertian toilet training
2.
Manfaat dilakukan toilet
training
3.
Tanda-tanda anak siap dilakukan
toilet training
4.
Tahapan toilet training
5.
Hal-hal yang harus dihindari
selama proses toilet training
D. Metode
-
Ceramah
-
Tanya jawab
E. Media
-
Leaflet
-
LCD proyektor
F.
Strategi
a. Kontrak dengan ibu (waktu, tempat, topik).
b. Menggunakan penampang materi dari leaflet agar
dapat lebih mudah diperhatikan pasien dan keluarganya.
c. Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
d. Dengan tanya jawab langsung.
e.
Melatih ibu untuk melakukan teknik dalam melatih anak toilet training.
G. Proses Penyuluhan
G. Proses Penyuluhan
NO
|
KEGIATAN
|
WAKTU
|
PENYAJI
|
SASARAN
|
1
|
Pembukaan
|
5 menit
|
1.
Mengucapkan salam
2.
Memperkenalkan diri
|
1.
Membalas salam
2.
Memperhatikan dan mendengarkan
|
2
|
Penyajian bahan tentang:
1.
Pengertian toilet training
2.
Manfaat dilakukan toilet
training
3.
Tanda-tanda anak siap
dilakukan toilet training
4.
Tahapan toilet training
5.
Hal-hal yang harus dihindari
selama proses toilet training
|
20
An
20 menit
|
1.
Menyebutkan pengertian toilet
training menurut bahasa sendiri dengan benar
2.
Menyebutkan manfaat dilakukan
toilet training
3.
Menyebutkan tanda-tanda anak
siap dilakukan toilet training
4.
Menyebutkan tahapan toilet
training
5.
Menyebutkan hal-hal ynag
harus dihindari selama proses toilet training
|
1.
Mendengarkan
2.
Mempertahankan
kontak mata
|
3
|
Evaluasi
|
4 menit
|
1. Memberi kesempatan kepada peserta untuk bertanya
untuk mengevaluasi peserta, apakah peserta dapat menjelaskan kembali materi
dengan bertanya
2.
Menyimpulkan kembali materi
yang disajikan
3.
Diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami materi
4.
Dapat melakukan teknik dalam
melatih anak toilet training
|
|
4
|
Penutup
|
1 menit
|
1.
Penyaji
mengucapkan terima kasih
2.
Mengucapkan
salam penutup
|
1.
Menjawab
salam
|
MATERI
TOILET TRAINING
PENGERTIAN
Toilet
training (mengajarkan anak ke toilet) adalah cara anak untuk mengontrol kebiasaan
membuang air kecil dan buang air besar di tempat yang semestinya.
MANFAAT TOILET TRAINING
v Mengajarkan anak disiplin, dan hidup bersih.
v Memacu kreatifitas dan insiatif berfikir anak.
v Bisa memacu kemandirian anak.
v Menghindari perilaku malas pada anak sejak dini
TANDA-TANDA
ANAK SIAP DILAKUKAN TOILET TRAINING
·
Anak usia ± 18 – 24 bulan
·
Telah belajar berjalan dan
berlari
·
Dapat duduk dan bermain dengan
tenang sekitar 5 menit.
·
Dapat memakai dan melepas pakaiannya
sendiri.
·
Dapat meniru perilaku orang di
sekelilingnya.
·
Dapat mengerti dan mengikuti
perintah sederhana.
·
Pola buang air teratur setiap
hari
·
Dapat mengatakan dan mengenali
tanda-tanda ingin buang air
TAHAPAN TOILET TRAINING
Ø Biasakan menggunakan toilet pada buah hati untuk buang air
Ø Mulailah dengan membiasakan anak masuk ke dalam WC.
Ø Latih si kecil untuk duduk di toilet meski dengan pakaian lengkap.
Ø Anda dapat menemaninya sambil membacakan buku atau menyanyikan lagu
kesayangannya.
Ø Lakukan secara rutin pada anak ketika terlihat ingin buang air
Ø Pujilah Bila Anak Berhasil, meskipun kemajuannya tidak secepat yang
anda inginkan.
Ø Contohkan padanya bagaimana menggunakan toilet sehari-hari.
Ø
HAL YANG DIHINDARI SELAMA PROSES TOILET TRAINING
ü Jangan berharap terlalu banyak dan terlalu cepat. Karena anak
memerlukan waktu untuk belajar.
ü Jangan memarahi, menghukum, atau mempermalukan anak jika anak belum
berhasil menggunakan pispot untuk BAB atau pipis.
ü Jangan menggunakan cara yang tidak lazim untuk membuat jadwal BAB
anak teratur. Misalnya memberikan obat pencahar atau enema
ü Jangan memaksanya bila si kecil kadang-kadangmogok dan tak mau ke
toilet.
ü Bila si anak mengalami kecelakaan segera bersihkan dan jangan
menyalahkannya
DAFTAR
RUJUKAN
Supartini, Yupi. 2004. Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta:
EGC.
Suryanah. 1996. Keperawatan Anak untuk Siswa SPK. Jakarta: EGC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar