SATUAN ACARA PENYULUHAN
PERSONAL HYGIENE
Untuk melengkapi
tugas Lokakaryamini Keperawatan Gerontik
di UPT Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Blitar di
Tulungagung
Oleh
1. Jati
Ari Setyawan (NIM
1201300015)
2. Isna
Khusnul Khotimah (NIM
1201300023)
3. Siska
Sapitri (NIM
1201300027)
4. Tika
Permatasari Saputri (NIM
1201300001)
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN BLITAR
Oktober
SATUAN
ACARA PENYULUHAN (SAP)
Pokok Bahasan : Personal Hygiene
Sub Pokok Bahasan : Pengertian,
tujuan, jenis, dan faktor-faktor personal hygiene
Sasaran :
Penghuni &
petugas Wisma melati
Hari/tanggal : Senin, 06 Oktober 2014
Waktu :
10.00 WIB
Tempat :
Wisma Melati
A.
Latar belakang
Personal hyigine sangatlah
penting dalam menimbulkan rasa nyaman untuk diri sendiri maupun lingkungan
sekitar. UPT Panti Sosial
Lanjut Usia Blitar di Tulungagung untuk jumlah personil ada 23 orang, yang
sudah menjadi PNS berjumlah 21 orang dan tenaga honor atau kontrak berjumlah 2
orang. Tenaga kerja di UPT Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung 22 pekerja bukan dari tenaga kesehatan hanya 1 yang dari tenaga
kesehatan.
UPT Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Blitar di
Tulungagung menampung seluruh lansia yang memiliki usia minimal 60 atau lebih
yang memiliki masalah sosial. UPT PSLU Blitar di Tulungagung mempunyai lima
wisma, yaitu Tulip, Melati, Mawar, Dahlia, dan Krisan. Kelima wisma tersebut
memiliki masalah kesehatan masing-masing yang dapat ditangani dengan pengelolahan
pengobatan yanga adekuat, tetapi di wisma melati terdapat satu masalah yang penyembuhannya tidak
dengan cara pengobatan yaitu Personal Hygiene. Di wisma melati ada ada 4 lansia
yang personal hygienenya sangat membutuhkan dorongan dan bantuan.
Dalam
kehidupan sehari-hari kebersihan merupakan hal yang sangat penting dan harus
diperhatikan karena kebersihan akan mempengaruhi kesehatan dan psikis
seseorang. Kebersihan itu sendiri sangat dipengaruhi oleh nilai individu dan
kebiasaan. Hal-hal yang sangat berpengaruh itu di antaranya kebudayaan, sosial,
keluarga, pendidikan, persepsi seseorang terhadap kesehatan, serta tingkat
perkembangan.
B.
Tujuan
a)
Tujuan
umum
Setelah
dilakukan penyuluhan tentang personal
hygiene diharapkan penghuni dan petugas UPT
Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung dapat memahami mengenai personal hygiene.
b)
Tujuan
khusus
Setelah
dilakukan penyuluhan personal hygiene
diharapkan penghuni dan petugas
UPT Panti Sosial Lanjut Usia Blitar di Tulungagung:
1)
Menjelaskan kembali
pengertian personal hygiene
2)
Menyebutkan tujuan
personal hygiene
3)
Menyebutkan jenis-jenis personal hygine
4)
Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene
C.
Pelaksanaan
a)
Hari/tanggal : Senis, 06 oktober 2014
b)
Waktu
: 30 menit
c)
Sasaran
: penghuni &Petugas UPT PSLU Blitar di Tulungagung
d)
Tempat : Wisma Melati
e)
Pemberi
Penyuluhan : Jati Ari Styawan
Isna Khusnul Khotimah
Siska Sapitri
Tika Permatasari Saputri
f)
Metode : Ceramah, diskusi
g)
Media
: leaflet
h)
Materi : (terlampir)
i)
Rencana
Kegiatan :
Kegiatan
|
Waktu
|
Respon Petugas
|
Pembukaan
a)
Memberikan salam
b)
Memperkenalkan diri
c)
Menjelaskan tujuan
d)
Memberikan kesempatan untuk bertanya
|
5 menit
|
a) Menjawab salam
b) Mendengarkan
c) Mendengarkan
d) Bertanya
|
Kegiatan Inti
a)
Melakukan apersepsi
b)
Menjelaskan materi tentang Personal Hygiene
c)
Memberikan kesempatan petugas untuk bertanya
|
15 menit
|
a) Menjawab
b) Mendengarkan
c) Bertanya
|
Penutup
a)
Melakukan evaluasi
b)
Memberikan reinforcement
c)
Menyimpulkan kegiatan
d)
Salam penutup
|
10 menit
|
a) Menjawab
b) Mendengarkan
c) Menyimpulkan bersama
d) Menjawab salam
|
j)
Evaluasi :
1)
Jelaskan pengertian personal Hygiene ?
2)
Sebutkan tujuan personal hygiene
?
3)
Sebutkan jenis-jenis personal hygiene
?
4)
Sebutkan
faktor-faktor yang mempengaruhi personal hygiene?
D.
Materi
a)
Pengertian
personal
hygiene
Personal
hygiene berasal dari bahasa Yunani yaitu
personal yang artinya perorangan
dan hygiene berarti sehat. Kebersihan perorangan adalah cara perawatan diri
manusia untuk memelihara kesehatan mereka. Kebersihan perorangan sangat penting
untuk diperhatikan. Pemeliharaan kebersihan perorangan diperlukan untuk
kenyamanan individu , keamanan dan kesehatan.
b)
Tujuan personal hygiene
1.
Meningkatakn derajat
kesehatan seseorang
2.
Memelihara kesehatan
seseorang
3.
Pencegahan penyakit
4.
Meningkatkan rasa
percaya diri (body immage)
5.
Menciptakan rasa segar,
nyaman, dan indah
c)
Jenis-jenis
personal hygiene
1. Kebersihan
kulit
Kebersihan
kulit merupakan cerminan kesehatan yang paling pertama memberi kesan, oleh
karena itu perlu memelihara kulit sebaik-sebaiknya. Pemeliharaan kesehatan kulit
tidak dapat terlepas dari kebersihan lingkungan , makanan yang dimakan serta
kebiasaan hidup sehari – hari.
2.
Kebersihan rambut
Rambut yang terpelihara dengan baik akan membuat membuat
terpelihara dengan subur dan indah sehingga akan menimbulkan kesan cantik dan
tidak berbau apek.
3.
Kebersihan gigi
Menggosok gigi
dengan teratur dan baik akan menguatkan dan membersihkan gigi sehingga terlihat
cemerlang.
4.
Kebersihan mata
Hal-hal yang
perlu diperhatikan dalam kebersihan mata adalah :
·
Membaca di tempat
yang terang
·
Memakan makanan
yang bergizi
·
Istirahat yang
cukup dan teratur
·
Memakai peralatan
sendiri dan bersih ( seperti handuk dan sapu tangan)
·
Memlihara
kebersihan lingkungan.
5.
Kebersihan telinga
Hal yang perlu
diperhatikan dalam kebersihan telinga adalah :
·
Membersihkan
telinga secara teratur
·
Jangan
mengorek-ngorek telinga dengan benda tajam.
6.
Kebersihan tangan,
kaki, kuku
Seperti halnya
kulit, tangan,kaki dan kuku harus dipelihara dan ini tidak terlepas dari
kebersihan lingkungan sekitar dan
kebiasaan hidup sehari-hari. Selain indah dipandang mata, tangan, kaki, dan
kuku yang bersih juga menghindarkan kita dari berbagai penyakit. Kuku dan
tangan yang kotor dapat menyebabkan bahaya kontaminasi dan menimbulkan
penyakit-penyakit tertentu.
d)
Faktor-faktor yang
mempengaruhi personal hygiene
·
Body image àmerasa
diri sakit
·
Praktek sosial àofer
protektife
·
Status sosial ekonomi àkurang
mampu
·
Pengathuan àmenganggap
kurang penting
·
Kebiasaan seseorang àKurang
penting
·
Kondisi fisik àdiri
tidak mampu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar